Tips Muslim Traveller

A. Jangan lupa peralatan sholat

yang paling utama ya ini, tapi sebenarnya sih ga sulit ya. Karena untuk pria asal pakaian menutup aurat laki-laki sudah layak sholat asal bersih dan tidak terkena najiz. Untuk wanita,  paling agak repot karena harus bawa mukena. Jadi bawalah yang enteng ya. Trus sajadah tipis , untuk jaga-jaga kalau harus sholat di tempat yang bukan tempat sholat (mode darurat). Yang tidak kalah pentingnya adalah kompas / Qibla. Ini penting jika kita tidak tahu arah kiblat, daripada nanya2 udah susah bahasanya trus dia ga ngerti yg dimaksud.

B. Jangan Pernah meninggalkan sholat

Berpergian baik ke luar daerah maupun ke luar negeri umumnya akan menjadi tantangan kita, agar terus menjadi sholat kita dengan baik.  Tipsnya adalah : pastikan sholat subuh di hotel, ( iyalah subuh2 mau kemana),  usahakan abis sarapan pagi bisa jalan langsung mencari obyek wisata sampai dengan makan siang, kalau bisa pulang dulu ke hotel untuk sholat Zhuhur dan ashar di jamak qashar yah.  Makan siang jalan lagi deh, bisa lansung sampai malam , untuk Isya dan Magrib bisa dijamak juga kan kalo ini pasti udah pada tau. Nah  jika ternyata kita tidak  ada di hotel pada 2 kesempatan sholat itu, tipsnya adalah :

  1. Cari tempat sholat, musholla atau masjid jika memang bisa tercapai
  2. cari pondokan yang bersih bisa buat sholat. ( pengalaman di Korea )
  3. cari lapak di stasiun asal bersih dari najis, ( pengalaman di China) orang-orang sampai bingung liat saya ngapain
  4. dikendaraan ( sesuai dengan aturan yang berlaku yah )

C. Lokasi hotel

Untuk hotel carilah yang paling dekat dengan kampung muslim, biasanya yang banyak adalah kampung arab, nah disini biasanya ada masjid atau musholla.

Usahakan juga yang dekat dengan stasiun kereta, disamping gampang transportasi biasanya banyak supermarket mini buat darurat kalau mau jajan. ( yg halal lho)

D. Kunjungan masjid

Ini tidak wajib sih, hanya saja saya kalau mampir ke tempat baru biasanya cari masjid untuk mencari sejarah dan sebagainya. Terkadang masjid mempunyai sejarah yang    berbeda yang menarik untuk diceritakan kembali ketika kita pulang berlibur. Nah kalau mau bisa cari hotel yang dekat dengan masjid, jadi kumandang adzan masih bisa terdengar, walau terkadang di negera tertentu ga boleh pake pengeras jadi tidak terdengar.

E. Belanja dan makan halal

Ini yang paling penting, kalau soal urusan perut. Kita harus lihay, karena jangan sampai malah susah makan, jadi sakit ga bisa jalan-jalan.

  1. Bawa kompor panci kecil dan mini rice cooker ( ini berhasil buat saya karena bisa masak di hotel manapun asal ada colongan listriknya), jadi ga usah sewa hostel yang ada kitchennya. Toh kita jarang di kamar. Tapi habis masak pastikan dimatiin yah
  2. Belanja disupermarket, biasanya ada rak-rak yang bertuliskan halal, kalau tidak ada yang beli sayuran, buah2an dan telur serta ikan. (ikan tapi agak mahal)
  3. Cari supermarket asia, biasanya ada yang halal
  4. Nah kalau bisa tinggal di hotel/motel/hostel yang berada disekitar kampung muslim atau masjid, biasanya ada supermarket muslim, aman deh. Tapi ingat kadang harganya lebih mahal, juga ada restoran halal lainnya biasanya kebab dan asian restaurant musllim.
  5. Minum minuman yang jelas aja, air putih atau jus yah.

Itu aja sih yang bisa aku share, dari perjalanan ku ke china dan eropa, oh iya jangan lupa termos dan tempat makan yang bisa menyimpan panas jadi kalau bekal buat dijalan, pas makan siang masih hangat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

supertimin

hanya sebuah catatan kecil

%d bloggers like this: